Sahabat museum For history and culture lovers

sahabat museum or Batmus for short, is a community that’s interested in Indonesian heritages, history, and culture. The main activity of this community is roaming around checking out historical sites in Indonesia to further explore Indonesia’s history and to preserve Indonesian culture.
Batmus was founded by its pioneer, Ade Purnama, after he joined Wisata Kampung Tua, a program held by Museum Sejarah Jakarta in july 2002. He thought that it would be a good idea to have an edutaintment program on Indonesia’s culture and history for everyone. From then on Ade Purnama or Adep, as he is usually called has been the chairperson of Batmus.
Even though its base is in Jakarta, Batmus may hold its activity called Plesiran Tempo Doeloe,anywhere in Indonesia: Jakarta China Town, Onrust Island, Semarang, Jogjakarta, Manado, Maluku… You name it!
For sure, joining a Batmus’ event will provide you with fun, enrich your knowledge, and deepen your love for Indonesia. So lets chek its website and join its next activity!

tugas soft skill 1 (bahasa inggir bisnis 2)

Curriculum Vitae



Personal Details

Full Name : Bimo Hartanto
Sex : Male
Place, Date of Birth : Jakarta, 28 November 1988
Nationality : Indonesia
Marital Status : Single
Hight and Weight : 170cm, 58kg
Health : Good
Religion : Islam
Address : Mandala Asri Blok F No.1 Harjamukti, Cimanggis – Depok
16954
Phone Number : 085714611645 / 02187754486
E-Mail : abank_bimo@yahoo.co.id

Educational Background

2006 – now : S1 major in Economic Managemant at Gunadarma University (on Progress)
2003 – 2006 : Senior High School (SMA Taman Harapan)
2000 – 2003 : Junior High School (SLTP Mutiara 17 Agustus)
1994 – 2000 : Elementary School

Course and Education

English course in LBPP LIA (Cv.Start – Cv.5)
Capital Market Course ( 19 December 2009 )
Participate in Seminar Of Investment in Finance Instrument ( 12 February 2009 )
Participate in Semibar Spirit and Motivation ( 11 November 2009 )

Proficienci

Operating Computer in MS. Word
Operating Computer in MS.Exel
Operating Computer in SPSS











PT. KARYA SAYA
Attn. Mr Sudjana

Dear sir,
My name is Bimo Hartanto, i am 21 years old. I am a student of Gunadarma University.
i am now in the last semester of S-1 program major in economi of management.

I would like to propose for the position of marketing manager in your company.

For your consideration, please kindly find anclose my curriculum vitae.
Thank you for your attention

Sincerely yours




(Bimo Hartanto)

Perkembangan Sistem Moneter Internasional

PERKEMBANGAN SISTEM MONETER INTERNASIONAL
Perubahan sistem moneter diakibatkan oleh gejolak ekonomi. Dengan mempelajari pengalaman historis akan dapat diperoleh gambaran timbulnya ketidakstabilan ekonomi serta proses penyesuaian neraca pembayaran internasional.

1. Sistem Standar Emas 1870 - 1914
Muncul pada tahun 1870, dimana pemerintah Inggris menetapkan nilai poundsterling dengan emas. Karena perkembangan industri dan perdagangan dunia yang berkembang pada abad 19 serta diperkuat dengan ditemukannya tambang emas di Amerika dan Afrika, maka sistem standar emas dipakai oleh banyak negara hingga Perang Dunia I.
2. Zaman Bretton Woods, 1944 - 1973
Dalam perjanjian Bretton Woods terbentuk dua badan internasional, yaitu International Bank for Recontruction and Development, yang sekarang dikenal dengan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional. Sistem kurs valuta asing yang dipakai semula adalah kurs tetap dan tidak memperbolehkan negara anggota melakukan pengawasan devisa (exchange control) kecuali mengalami krisis moneter atau defisit neraca pembayaran yang hebat. Pada masa tersebut dolar merupakan mata uang yang sangat penting dalam lalu lintas pembayaran internasional.
3. Sistem Semenjak 1973
Sejak tahun 1973, sistem moneter internasional merupakan campuran antara kurs tetap dengan kurs berubah-ubah. Mata uang beberapa negara besar berfluktuasi tergantung dari permintaan dan penawaran, dan seringkali penguasa moneter negara tersebut melakukan campur tangan di pasar valuta asing untuk mengurangi fluktuasi kurs yang berlebihan.

CARA - CARA MELAKUKAN PEMBAYARAN INTERNASIONAL
Dalam melakukan pembayaran transaksi ekonomi luar negeri, dapat digunakan beberapa cara, antara lain:
1. Cash
Pembayaran dilakukan dengan menggunakan check/cheque atau bank draft, pada saat barang dikirim oleh eksportir atau sebelumnya. Cara ini sangat baik bagi eksportir yang keadaan keuangannya lemah dan belum kenal baik dengan importir.
2. Open Account
Merupakan kebalikan dari cara cash, yaitu pembayaran dilakukan setelah beberapa waktu atau kebijaksanaan importir setelah barang dikirim kepada importir tanpa surat perintah pembayaran serta dokumen-dokumen.
3. Commercial Bill of Exchange
Merupakan cara yang paling umum dipakai dan sering disebut draft atau trade bills, yaitu surat yang ditulis oleh penjual yang berisi perintah kepada pembeli untuk membayar sejumlah uang tertentu pada waktu tertentu di masa datang, yang biasanya disebut trade drafts. Jenis draft terdiri dari; clean draft dan documentary draft.
4. Letter of Credit
L/C adalah suatu surat yang dikeluarkan oleh bank atas permintaan pembeli barang (importir) dimana bank tersebut yang menyetujui dan membayar wesel yang ditarik oleh penjual barang (eksportir). Dengan demikian L/C merupakan suatu alat pengganti kredit bank dan dapat menjamin pembayaran bagi eksportir. Pihak yang terkait dalam L/C adalah Opener (importir), Issuer (bank yang mengeluarkan L/C), Beneficiary atau penjual (eksportir), dan dalam prakteknya ada satu pihak lagi yaitu Confirming Bank, yaitu bank di negara eksportir.
5. Private Compensation
Adalah penyelesaian pembayaran dengan kompensasi utang piutang tanpa perpindahan mata uang ke negara lain.

sumber : Google

Beras Terus Naik, Bulog Tunggu Instruksi

Harga beras terus naik sejak Desember 2009 hingga kini. Perum Bulog memperkirakan, kenaikan harga akan terus berlanjut hingga Februari. Guna mengantisipasi terus melonjaknya harga beras di pasar, Bulog telah menyiapkan cadangan beras untuk operasi pasar.

Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso di Jakarta, Selasa (5/1), mengungkapkan, Perum Bulog sudah mengirimkan surat kepada Menteri Koordinator Perekonomian, Menko Kesejahteraan Rakyat, dan Menteri Perdagangan terkait perkembangan harga beras di pasar domestik dan langkah antisipasi mencegah kenaikan harga beras.

”Saya sudah lapor dan siap melaksanakan operasi pasar beras,” ungkap Sutarto. Menurut dia, berdasarkan analisis harga yang dilakukan Perum Bulog, ada kemiripan pola perkembangan harga beras 2009/2010 dengan tahun 2006/2007.

Pada saat itu, harga beras terus merangkak naik hingga panen raya padi tiba. ”Bedanya, saat itu cadanga n beras pemerintah (CBP) kecil, tetapi sekarang besar,” kata Sutarto.

Beras untuk rakyat miskin

Saat ini CBP di Bulog 518.000 ton. Adapun beras untuk rakyat miskin (raskin) 1,1 juta ton dan dapat memenuhi kebutuhan raskin selama tiga bulan. ”Kami menunggu penugasan dari pemerintah untuk melakukan operasi pasar. Berapa pun jumlah beras yang diminta untuk operasi pasar, Bulog siap memenuhinya,” kata Sutarto.

Musim tanam padi pada musim hujan kali ini ada kemunduran masa tanam setengah hingga satu setengah bulan. Akibatnya, budidaya padi di lahan tadah hujan terganggu.

Di pasar beras grosir Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, harga beras terus naik sejak Desember 2009. Kenaikan harga beras Rp 600-Rp 800 per kilogram.

Nellys Sukidi, pedagang beras di PIBC, menyatakan, saat ini beras IR-64 kualitas 3 seharga Rp 5.600-Rp 5.700 per kg. Pada awal Desember masih Rp 4.800-Rp 4.900 per kg. Beras IR-64 kualitas 2 seharga Rp 5.000-Rp 6.000 per kg, kualitas 1 Rp 6.300-Rp 6.400 per kg. Adapun beras kepala menembus Rp 6.600-Rp 6.700 per kg. Dengan harga beras kualitas 3 Rp 5.600-Rp 5.700 per kg di pasar grosir, sampai di tingkat konsumen mencapai Rp 5.900-Rp 6.000 per kg. ”Pemerintah sudah selayaknya mengambil sikap,” katanya.

Billy Haryanto, pedagang beras lainnya, menyatakan, akibat kenaikan harga beras yang tidak wajar, permintaan beras antarpulau jadi menurun drastis.

Sementara itu, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, selaku pengelola PIBC, Sjamsul Hilataha menyatakan, stok beras di PIBC masih tinggi, yakni 20.000-35.000 ton.

sumber:JAKARTA, KOMPAS.com

Etika dalam membuat promosi yang baik

Dalam suatu kegiatan bisnis atau perdagangan pada dasarnya pasti membutuhkan suatu kegiatan yang dinimakan kegiatan promosi. Promosi selalu menjadi unsur penting untuk menjual barang dan jasa dalam waktu yang cepat. perusahaan tidak hanya menjual barang dan jasa yang bersifat instan, tetapi lebih pada daya menanamkan brand image yang kuat. Daya pengaruh untuk menguatkan dan mengukuhkan brand dalam ingatan konsumen selalu menggunakan media massa baik cetak maupun elektronik. Karena media massa adalah sarana paling efektif untuk menjangkau konsumen dengan mudah dan dalam waktu yang cepat.

Berpromosi yang efektif ada caranya. Salah satu prinsipnya adalah dengan memfokuskan isi pesan yang ingin anda sampaikan.

Mari kita belajar dari iklan dan promosi di sekeliling kita. Bisa dikatakan promosi yang sukses adalah yang memiliki satu pesan. Satu promosi berisi satu pesan. Tujuannya supaya pesan yang disampaikan tidak "bersaing" atau dikaburkan oleh pesan-pesan lainnya.

Jadi, kuncinya memfokuskan pesan yang ingin anda sampaikan. Kalau anda menjual suatu produk, anda promosikan dengan HANYA menciptakan satu pesan saja. Anda bisa rasakan perbedaan efek promosi yang berpesan banyak dengan hanya satu pesan kan?

Etika dalam membuat produksi

Dalam setiap kegiatan pastinya ada etika dalam melakukannya, begitu pula dalam berproduksi. Jadi etika dalam berproduksi harus diperhatikan, seperti contohnya : beberapa waktu lalu, reportase investigasi menyajikan cara pembuatan madu oleh seseorang yang tidak beretika, karena pembuatan madu tersebut dibuat dengan menggunakan acid dan cairan-cairan kimia yang berbahaya bagi manusia. Nah, seharusnya itu tidak terjadi karena itu tidak terpuji, pembutan madu yang sebenarnya melalui beberapa proses yang cukup panjang sehingga menghasikan madu yang berkualitas.

Etika dalam islam juga mengajarkan bahwa, cara berdagang dan berproduksi itu harus dilandaskan dengan kejujuran, norma-norma dan tidak lepas dari unsur kemanusiaan.

Berbicara mengenai nilai dan norma maka erat kaitannya dengan pembahasan mengenai etika. Menelusuri asal usul etika tak lepas dari asli kata ethos dalam bahasa Yunani yang berarti kebiasaan (custom) atau karakter (character).

Dalam pengertian yang lebih luas, etika diartikan sebagai The systematic study of the nature of value concepts, good, bad, ought, right, wrong, etc. and of the general principles which justifyus in applying them to anything; also called moral philosophy.
Artinya bahwa etika merupakan studi sistematis tentang tabiat, konsep nilai, baik, buruk, harus, benar, salah, atau lain sebagainya dengan prinsip-prinsip umum yang kita untuk mengaplikasikannya atas apa saja.

Etika Usaha melaui Tata Kelola

Bukan rahasia jika perusahaan multinasional di Indonesia terlihat lebih besar, gagah, dan seolah tidak terjangkau. Itulah kesan yang sering muncul, menyusul lemahnya posisi tawar masyarakat dan pemerintah ketika berhadapan dengan perusahaan multinasional tersebut.

Oleh karena itu pula, penerapan good governance (tata kelola) dalam etika bisnis selalu menghadapi tantangan. Hal itu juga diungkapkan Ketua Dewan Penasihat IMA Chapter Jabar yang sekaligus Sekda Jabar, Lex Laksamana.

Menurut dia, good governance penting diterapkan, karena dengan tata kelola pemerintahan yang baik maka praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam bisnis dapat diminimalkan.

Namun, penerapan good governance itu memiliki banyak tantangan. "Saat ini, masih ada saja keengganan pemerintah untuk membuka ruang partisipasi publik dan rendahnya daya beli masyarakat yang membuat penerapan good governance ini sulit dijalankan. Terlebih lagi, kekurangtahuan aktor dalam penerapan etikanya,"ujarnya.

Direktur Pengawasan Internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chesna Fizetty Anwar menambahkan, apabila penegakan regulasi dalam bisnis dapat berjalan dengan baik dan konsisten, aktivitas bisnis yang dijalankan pelaku usaha tentunya dapat berjalan baik serta etika usaha akan tumbuh dan berkembang. "Inilah yang diterapkan dalam paradigma pelaku usaha sekarang," katanya seraya mengakui banyaknya skandal bisnis yang terjadi karena kurangnya penerapan good governance yang baik. Karena, good coorporatc governance ini menjadi salah satu sustainable competitive advantage," katanya.

Sebaliknya, banyak perusahaan-perusahaan besar yang bangkrut atau sekadar 'hidup segan mati pun tak mau karena penerapan good corporate governance dan etika bisnisnya yang tidak konsisten. Ini menunjukkan lemahnya komitmen dan kepemimpinan dan tidak dipakainya instrumen di dalam penerapan etika bisnis.

Sementara itu, Dewan Penasihat IMA Chapter Jabar, yang juga Sekda Kota Bandung, Edi Siswadi menuturkan, karakteristik good governance secara legitimasi dapat dilihat dari sisitem pemerintahannya, bagaimana jalannya pemerintahan. Lalu secara akuntabilitas dilihat dari eksistensi mekanisme keyakinan politik pemerintah terhadap aksi perbuatannya dalam menggunakan sumber publik dan performa perilakunya. Dengan kompetensi, pemerintah dalam membuat kebijakan harus berpatokan kepada pelayanan publik yang efisien dan kapabilitas manajemen publik yang tinggi.

"Selama ini problematika penerapan good governance di Kota Bandung sendiri adalah kurangnya pelayanan publik, kapabilitas kebijakan yang rendah, manajemen keuangan yang lemah, peraturan dan prosedur pelayanan yang sangat birokratis serta inefisiensi alokasi sumber sumber publik. Ini yang menghambat pelaksanaan good governance dan akibatnya bisa fatal, karena membuat pengentasan kemiskinan justru tidak berjalan, karena porgram dan projek yang seharusnya mengentaskan kemiskinan justru menjadi sarang KKN," ungkapnya.

Penyebab terjadinya tata kelola pemerintahan yang buruk itu dikarenakan sekarang sistem pemerintahan yang berjalan menganut sentralisasi yang buruk. Perlu adanya pergeseran sistem pemerintahan ke desentralisasi partisipatif yang memunculkan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah sehingga mampu menimbulkan pemerintahan yang baik, demokratis dan partisipasif, hingga nantinya ada pemerataan.

Akibat birokrasi pemerintahan yang terlalu terpatok pada nilai patrondient administrasi di negara berkembang seperti Indonesia sangat lambat dan semakin birokratik. Ini membuat semangat pegawai dan kinerja menjadi rendah.

Berdasarkan studi tata kelola pemerintahan yang dilakukan Gupta, Davoodi dan Alonso Terne, good governance yang buruk dan naiknya angka KKN sebesar satu standar deviasi akan menyebabkan turunnya peringkat pendapatan dari 20% penduduk termiskin sebesar 7,8% per tahun. Dan di negara yang tingkat KKN-nya tinggi biasanya tingkat kesehatannya dan pendidikannya sangat rendah.

"Jika partisipasinya sudah melembaga, pemerintah lokal yang menganut asas tata kelola pemerintahan yang baik dapat menghasilkan pelayanan yang baik," tuturnya.

Jika melihat kondisi empiris tata kelola pemerintahan yang dijalankan sekarang, Edi mengatakan, otonomi daerah telah meningkatkan ketidakpastian usaha dan membengkaknya biaya usaha di tingkat lokal, karena di daerah yang memiliki tata kelola pemerintahan yang lebih baik, frekuensi pembayaran imbalannya berkurang danini akan mengurangi KKN. "Kalau berbicara good governance, kita lihat dari perizinan saja, lamanya perizinan yang terjadi dikarenakan saat inikhususnya Kota Bandung masih banyak yang belum berjalan satu atap. Seharusnya dengan satu atap kita bisa mengefisiensikan kinerja pelayanan," katanya.

Indeks persepsi korupsi 2006 menunjukkan Indonesia berada di urutan 130 dari 163 negara yang masuk ke dalam survei index persepsi ini, dengan CPI Score 2,4. Skor ini hanya naik 0,2 poin dari sebelumnya pada 2005. Jika melihat hasil dari survei tersebut, ini masih mencerminkan persepsi masyarakat yang mayoritas pebisnis suatu negara atau orang asing yang melakukan bisnis di negara tersebut terhadap tingkat korupsi suatu bangsa. Indeks ini bukanlah mencerminkan tingkat korupsi yang sebenarnya, namun tingkat korupsi yang terpersepsikan oleh para pelaku bisnis. Artinya tingkat korupsi di Indonesia dipandang para pebisnis luar masih tinggi, ini yang menghalangi masuknya investor.

Kalau diumpamakan suatu wilayah, korupsi adalah wilayah hitam, yaitu wilayah yang secara etika jelas-jelas tidak diterima. Berhadapan dengan wilayah hitam adalah wilayah putih, yaitu wilayah yang secara etika dapat diterima.

Nah, di antara wilayah hitam dan putih itu ada wilayah abu-abu. Di situlah dilema etika berada. Korupsi, jelas tidak ada dilemanya, lha wong sudah jelas-jelas berstatus haram. Hukumnya jelas dan gampang dibedakan. Perbuatan itu dianggap tercela karena tidak sesuai dengan rasa keadilan atau norma-norma kehidupan sosial dalam masyarakat.

KPK menjelaskan, nilai-nilai perusahaan atau pemerintahan merupakan landasan moral dalam mencapai visi dan misi perasahaan/pemer-intahan itu sendiri, yang nantinya akan menciptakan nilai-nilai.

Nilai-nilai universal yang dimaksud adalah honesty (kejujuran), respect on the rule of law (taat asas/peraturan), trust (kepercayaan, dapat dipercaya), common sense (kepatutan dan kepantasan), serta menghargai HAM.

Etika bisnis sendiri merupakan bagian integral dari nilai-nilai good governance yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kesetaraan dan kewajaran.

Nilai-nilai ini yang nantinya akan mendorong terciptanya pasar yang efisien, transparan, dan konsisten dengan peraturan dan undang-undang. Dan penerapannya tentu saja tidak bisa berdiri sendiri perlu negara dan perangkatnya sebagai regulator, dunia usaha sebagai pelaku pasar, dan masyarakat sebagai pengguna produk dan jasa dunia usaha.

Dunia usaha berperan menerapkan good governance ini dengan antara lain menerapkan etika bisnis secara konsisten sehingga dapat terwujud iklim usaha yang sehat, efisien, dan transparan.